News Racing News

Mantan Pembalap MotoGP Kritik Sirkuit Sentul

  • SENIN, 08 AGUSTUS 2016
  • Reporter: Muhammad Chrysa
  • View: 1179

22motomoto - Pada ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2016 yang telah berlangsung pada akhir pekan kemarin, ada kabar yang cukup menghebohkan di sosial media.

Kabar tersebut datang dari Anthony West, mantan pembalap MotoGP tahun 2007 asal Australia yang saat ini ikut membalap di ajang ARRC bersama tim Akeno Speed membawa motor Yamaha R6.

Dalam halaman resminya di facebook, West membuat postingan dan melampirkan foto tentang buruknya kondisi aspal lintasan sirkuit sentul yang menurutnya adalah sirkuit paling berbahaya yang pernah ia singgahi selama karir balapnya.

Kondisi aspal yang kasar dan bergelombang menjadi perhatian West sebelum balapan, ia pun bercerita harus merubah gaya balapnya dengan mengikuti pembalap-pembalap lokal yang sudah terbiasa dengan kondisi tersebut.

"Merasa beruntung bisa balapan di Indonesia akhir pekan ini, saya belum pernah kesini sebelumnya. Tapi saya merasa sirkuit Sentul akan mengisi puncak tertinggi daftar sirkuit paling berbahaya yang pernah saya coba," ungkap Anthony West di halaman Facebook resminya.

"Memang bukan kondisi terbaik, tapi saya membutuhkan uangnya. Dan untuk itu saya harus turun balapan agar dibayar," canda Anthony di kolom komentar.

Sebagai informasi, rencananya sirkuit Sentul mendapatkan jatah untuk menggelar MotoGP tahun 2017 mendatang dan pihak management Sentul pun sudah merencanakan perombakan dan renovasi di tahun ini di segala aspek.

Namun menurut berita yang beredar, sirkuit Sentul batal untuk menggelar ajang balap motor bergengsi tersebut dikarenakan batas waktu yang diberikan Dorna selaku promotor MotoGP untuk menyerahkan dokumen yang diperlukan tidak kunjung dikirim. Hal ini terjadi diduga karena tidak ada titik temu antara pihak pengelola sirkuit Sentul dan juga pihak Pemerintah yang seharusnya dapat mencari jalan keluar.

Comments