Did You Know Did You Know

WASPADA !! Virus Ransomware Ancam Pengguna Internet Di Seluruh Dunia

  • MINGGU, 14 MEI 2017
  • Reporter: Ryan Fauzi
  • View: 797

22motomoto (Jakarta) – Ancaman virus ransomware sudah masuk ke Indonesia. Program jahat ini sudah mulai menggrogoti beberapa sistem program rumah sakit di Indonesia yang berdampak pada akses program layanan terganggu total. Program jahat ini sebelumnya juga melumpuhkan 16 rumah sakit di Inggris dan sudah menyebar ke 99 negara dalam kurun waktu 1 minggu.

Kekhawatiran ini juga dirasakan oleh Kemenkominfo dan meminta masyarakat Indonesia harus tetap mewaspadai virus ini. Berbagai institusi yang ada di Indonesia juga ikut mewaspadai program jahat ransomware MannaCry ini.

Karena dampak dari Ransomeware MannCry ini tidak main-main:
1. Program jahat ini dapat mengubah jadwal di sebuah rumah sakit
2. Dalam suatu perusahaan, program ini dapat mencari sebuah data rahasia perusahaan
3. Mencuri data-data penting bagi pemilik komputer pribadi

Biasanya program jahat ini menyerang system berbasis windows XP, tetapi secara perlahan windows 7 dan 8 pun sudah mulai digrogoti oleh program tersebut, karena program windows dinilai kurang memiliki program defender, bahkan system IOS pun perlahan mulai di lumpuhkan oleh Ransomeware WannaCry

Pemerintah pun tak tinggal diam, pemerintah langsung berkerja sama dengan Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (Id-SIRTII) untuk pencegahan penyerangan Ransomeware WannaCry.

Untuk menghindarinya pada saat menyalakan komputer, matikan jaringan internet atau data serta membackup data ke media lain atau perangkat lain yang tidak bersistem operasi Windows.

"Sebelum menggunakan komputer pada saat masuk kantor nanti, pastikan komputernya tidak terhubung dengan jaringan data atau jaringan Internet. Kalau komputer terhubung dengan server atau apapun, tolong cabut kabelnya. Matikan Wi-Finya. Lalu, back-up data yang penting. Sambil nanti pelan-pelan di-update keamanannya oleh tim IT di kantor," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara seperti yang dilansir dari kumparan.com

"Kita harus siap-siap. Antisipasi. Back-up datanya yang penting. Jadi kalau sudah backup 'kan bisa dibuka ke tempat lain," lanjut Rudiantara.

 

sumber : berbagai sumber

Comments