News Racing News

Ubah Sistem Elektrionikal Saat Race Berbuah Crash Untuk Lorenzo

  • SENIN, 11 SEPTEMBER 2017
  • Reporter: Ryan Fauzi
  • View: 312

22motomoto ( Misano, Italia) – Pembalap asal Spanyol, Jorge Lorenzo terjatuh saat memimpin jalannya balapan. Padahal ia sempat membuat jarak yang cukup jauh dengan urutan ke-3 Marc Marquez dengan catatan jarak 1,4 detik, Minggu (10/9)

Lorenzo mengungkapkan fakta terjatuh di Misano karena merubah sistem kompleks pada Ducati yang membuatnya kehilangan konsentrasi saat memasuki tikungan. Pembalap Ducati tersebut mengaku perbahan elektroniknya membuat grip belakang dari Desmosidici GP17 berubah secara agresif yang membuatnya terhempas dari motornya.

"Saya belum sepenuhnya beradaptasi, dan saya berpikir terlalu banyak terkait semua kemungkinan. Ini berarti saya kehilangan konsentrasi dalam membalap, bukan berarti saya tidak bisa membalap.

"Saya tidak berharap perubahan arah ini berarti kehilangan grip belakang secara agresif. Tapi ini terjadi, dan ini sangat disayangkan. Tapi saat anda membalap saat hujan, ini bisa terjadi.

Mantan pembalap Yamaha tersebut sempat berfikir akan memenangkan race pertamanya di kelas premier bersama Ducati, tetapi semua sirna karena ada beberapa masalah.

"Sangat disayangkan karena hari ini kami memiliki kesempatan pertama untuk menang dengan Ducati, dan kami kehilangannya. Ini hanya soal waktu sampai podium lainnya tiba, dan mungkin kemenangan.

Meski tidak dikenal dengan kecepatannya saat hujan, Lorenzo mengatakan ia tahu ia bisa kompetitif dalam kondisi sulit tersebut sejak sesi warm-up, Minggu pagi.

"Saat hujan saya tahu saya sangat kuat karena pada warm-up saya merasa baik," ujar juara dunia lima kali tersebut.

Pada saat balapan Lorenzo juga sempat heran dapat membuat jarak yang cukup jauh dengan lawannya di belakang, Marc Marquez, Dovizioso, Petrucci dan juga Vinales. Padahal ia tak memiliki kecepatan yang baik dan hanya bermain aman sejak start dimulai.

"Pada balapan, saya bahkan merasa lebih baik dengan beberapa modifikasi yang membuat saya sedikit lebih percaya diri.

"Membalap dengan tenang saya membuka jarak [dengan pembalap di belakang], satu detik tiap putaran. Biasanya saya saat memimpin balapan, saya sangat baik pada mengelola jarak ini.

"Tapi trek basah sedikit lebih sulit dari [kondisi] normal, dan saya masih memahami segalanya pada motor Ducati. Saya yakin keurangnya konsentrasi karena alasan elektronik menyebabkan kecelakaan.

"Hari ini Anda tidak memiliki hal-hal seperti ini di luar kontrol untuk bertahan, dan saya tidak," tandas Lorenzo.

Sumber : motorsport.com

 

Comments