Did You Know Did You Know

Ini Alasan Indonesia dan Inggris Pilih Setir di Sisi Kanan

  • RABU, 07 MARET 2018
  • Reporter: ZBY
  • View: 816

22motomoto (Jakarta) - Tahukah kalian kenapa mobil-mobil di Indonesia sama seperti di negara Inggris yaitu menggunakan setir di sisi kanan? Sementara Negara Eropa lainnya di sisi kiri.

Ternyata, asal-usul setir mobil di kanan terkait dengan kebiasaan ketika Inggris berada di bawah kekuasaan Romawi. Dikutip dari BBC Indonesia, "Hampir semua orang melakukan aktivitas dengan tanan kanan. Mereka biasanya mengendalikan kuda dengan tangan kiri dan membawa senjata dengan tangan kanan. Posisi ideal untuk bertempur," jelas Stephen Laing, kurator di Museum Transportasi Inggris di Warwickshire.

"Tentara Romawi berbaris di sisi kiri jalan dan konvensi ini berlaku (di Inggris) hingga sekarang," tambahnya.

Ternyata, hal itu berlaku sejak Inggris memberlakukan undang-undang jalan raya yang disahkan pada 1835 dan aturan ini diterapkan ke wilayah-wilayah yang menjadi koloni Inggris, kata penulis transportasi, Giles Chapman.

Sejarah setir kanan terus berlanjut ketika Inggris mengirim para insinyurnya ke Jepang untuk membangun jaringan kereta api sampai akhir tahun 1945. Hal itu membawa dampak kendaraan melaju di sebelah kiri. Namun ketika masa penjajahan Amerika serikat yang bermarkas di pulau Okinawa, memaksa Prefektur Okinawa, Jepang untuk beralih ke sisi kanan. Tetapi akhirnya mereka kembali ke sisi kiri pada tahun 1978.

"Aturan ini antara lain diekspor ke Jepang di mana para insinyur Inggris merancang kereta yang didesain untuk dikemudikan di sisi kiri. Akibatnya, muncul aturan yang mewajibkan berkendara di sisi kiri," urai Chapman.

Berbeda dengan Swedia yang merubah dari sistem setir kanan ke setir kiri pada tahun 1967. Sampai Swedia mendorong pemerintah Inggris melakukan kajian tentang kemungkinan beralih ke setir kiri pada 1969.

Tapi diputuskan bahwa mengubah sistem terlalu mahal dan wacana setir kiri di Inggris tak pernah diterapkan. Ketika itu, diperkirakan ongkos untuk mengubah sistem sekitar £264 juta yang setara dengan £4 miliar dengan nilai uang pada 2018.

Menurut kurator museum transportasi, Stephen Laing, nyaris tidak ada kemungkinan bagi Inggris untuk beralih ke sistem setir kiri.

"Semua infrastruktur yang ada didesain untuk menyesuaikan dengan sistem setir kanan. Saya tak melihat Inggris akan mengubah semuanya di masa depan," kata Laing.

Kementerian Transportasi mengatakan mengubah sistem menjadi setir kiri bukan menjadi prioritas pemerintah saat ini.

Secara teknis, dengan berada di sisi kiri jalan, maka dengan sendirinya posisi setir akan di sebelah kanan.

Selain Inggris dan Jepang, Saat ini, hanya 35% negara didunia yang berkendara di sebelah kiri. Ini termasuk Indonesia, India, Irlandia, Malta, Siprus, beberapa negara jajahan Inggris, Selandia Baru, Australia dan yang terakhir, Samoa di tahun 2009.

Untuk warga Australia dan Malaysia mengemudi di sisi kanan jelas karena pengaruh dari budaya Inggris. Tapi bagaimana dengan Indonesia?

Berdasarkan situs World Standards, penjajah Belanda pertama kali mengenalkan kemudi di sisi kanan kepada warga Hindia Belanda (red: kini Indonesia). Ketika Napoleon dari Prancis menjajah Belanda, kerajaan itu kemudian mengubah haluan kemudi ke sisi kiri.

Akan tetapi, perubahan haluan itu tidak diikuti wilayah jajahannya, termasuk Hindia Belanda dan Suriname. Situasi itu bertahan pada Perang Dunia II lantaran Jepang yang menjajah Indonesia juga mengemudi di sisi kanan.

Karena itulah warga Indonesia hingga kini tetap mengemudi di sisi kanan.

Mengubah dari kanan ke kiri

Tapi mengapa negara-negara lain, seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa daratan, memilih sistem setir kiri?

Di akhir 1700-an ketika gerobak besar menjadi populer untuk mengangkut barang. Gerobak ini ditarik oleh beberapa pasang kuda dan tidak memiliki tempat duduk pengemudi. Sebagai gantinya, untuk mengendalikan kuda, supirnya duduk di atas kuda di bagian belakang kiri, sehingga cengkeramannya tetap bebas. Duduk di sebelah kiri memang menyulitkan untuk menilai lalu lintas yang datang Dari arah lain. Dengan desain delman yang baru, pengemudi kereta delman duduk di kursi depan sebelah kiri sambil memegang cambuk kuda ditangan kanannya dan delman pun berjalan disebelah kanan. Kebiasaan itupun tak berubah ketika moda transportasi beralih ke mobil.

Comments