News Racing News

Disebut Terlalu Banyak Alasan, Lorenzo Tetap Tinggalkan Ducati

  • SELASA, 05 JUNI 2018
  • Reporter: Ryan Irfan
  • View: 360

22motomoto (Mugello, Italia)Setelham menunggu lebih dari setahun setengah, akhirnya Jorge Lorenzo kembali meraih kemenangan, kali ini diraihnya bersama Ducati. Dengan kemenangan ini Lorenzo menjadi pembalap dengan meraih kemenangan bersama 2 motor yang berbeda seperti Valentino Rossi, Casey Stoner, Vinales dan Dovizioso. Namun saat ditanya masa depannya di Ducati, Lorenzo menjawab tidak ada.

Perjuangan Lorenzo tidaklah mudah untuk meraih kemenangan perdanya ini, berkali-kali ia merubah set-up motor dan yang terakhir merubah bentuk tanki yang sama persis digunakan Lorenzo saat bersama Yamaha pada 2015 lalu saat menjuarai MotoGP. Lorenzo senang bisa meraih kemenangan perdananya di depan pendukungnya yang hadir di Sirkuit Mugello, Italia.

Namun saat ditanya masa depannya di Ducati, pria asal Spanyol ini mengatakan tidak ada yang berubah dari masa depannya. Isu hengkangnya Lorenzo semakin kuat usai dirinya menyebutkan tak ada lagi masa depannya di Ducati dan menyebutkan bahwa saat ini sudah terlambat.

“Tidak, masa depan tidak akan berubah dengan kemenangan ini".

Lorenzo sempat mengutarakan kekecewaanya terhadap Ducati, ia merasakah Ducati terlambat merespon keinginannya. Sebelum Lorenzo melakukan balapan resmi bersama Ducati pada awal musim 2017, dirinya sempat meminta pihak Ducati untuk merubah bentuk tanki bahan bakar agar dapat menjaga stamina tubuhnya, namun hal tersebut tak juga dilakukan oleh Ducati. 

Hingga pada seri Le Mans, Prancis beberapa waktu lalu dirinya mengutarakan keluhan yang sama, dan kali ini Ducati mencoba merespon keinginnanya. dan terbukti Lorenzo meraih juara dengan jarak yang meyakinkan dari posisi ke-2, Andrea Dovizioso.

“Jika saya mendapatkan bagian yang saya butuhkan ini lebih awal, saya bisa meraih podium jauh lebih awal. Saya bisa menang sebelum balapan ini. Di satu sisi, saya sangat senang. Ini mungkin seperti salah satu balapan terbaik dalam hidup saya, kemenangan terbaik dalam hidup saya. Tapi di sisi lain, saya sedih".

Lorenzo juga merasakan kesedihan ketika disebut rider yang terlalu banyak alasan. Namun dirinya sudah mengatakan sejak awal membutuhkan tangki bahan bakar yang lebih baik untuk menunjukan performanya.

“Saya yakin saya salah satu orang yang paling jujur di paddock. Tapi terkadang orang-orang tidak mempercayai saya, mereka menganggap saya terlalu banyak beralasan, tapi saya tidak memberi alasan".

"Saya membutuhkan dukungan dengan tangki bahan bakar untuk menghemat energi lebih, saya meminta mesin untuk lebih halus. Dan saat Ducati memberi saya solusi tersebut, saya meningkat pesat".

“Ini adalah mimpi luar biasa setelah lebih dari satu setengah tahun tanpa kemenangan, saya sangat menderita karena hasilnya tak kunjung tiba. Sepertinya hasilnya tidak akan tiba, tapi saya tidak menyerah".

 

Sumber: motorsport

Comments