Lifestyle Travel

Pertama Di Dunia, Hutan Dan Pantai Di Dalam Hotel

  • JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016
  • Reporter: Gilang Dwi Putra
  • View: 617

22motomoto (Jakarta) - Dubai memang terkenal dengan kehidupan yang mewah dan raja-raja minyaknya. Namun gedung-gedungnya yang menjulang tinggi juga menjadi daya tarik wisatawan.

Dilansir dari Daily Mail, Dubai tengah membangun sebuah hotel hutan hujan pertama di dunia yang dilengkapi dengan pantai buatan dan wisata air lainnya seperti splash pool, hingga pepohonan yang dibuat untuk bisa menyemprotkan kabut.

Daya tarik The Rosemont Hotel & Residences Dubai adalah wisata air keluarga berupa pantai buatan, kolam renang dan tentu saja hutan hujan.

Ditargetkan akan dibuka pada tahun 2018, The Rosemont Hotel & Residences diperkirakan akan menghabiskan biaya sebesar 230 juta ponsterling atau setara dengan Rp 4 triliyun untuk pembangunannya.

The Rosemont Hotel & Residences tidak hanya menyediakan penginapan, namun juga sebagai tujuan utama wisata. Dengan tren gaya hidup mewah, The Rosemont Hotel & Residences memiliki kualitas hotel bintang lima yang dilengkapi dengan apartemen.

Hotel hutan hujan yang mewah ini berdiri di atas lahan seluas 75 ribu kaki atau seluas 23 ribu meter persegi. Hutan buatan akan berada di lantai lima yang merupakan lantai dasar dari dua menara yang berlantai sebanyak 47. Hotel mewah ini memiliki 450 kamar dan beberapa kamar suite pada satu menaranya.

Layaknya hutan hujan sungguhan, pada lantai lima berisi tanaman-tanaman eksotis dan pasti membuat pengunjung  merasakan kehijauan yang sejuk. Sementara itu, kolam renangnya berada di lantai atas yang membentang pada tepi bangunan.

Fasilitas keluarga yang bisa dinikmati di antaranya adalah area bermain dengan tema petualangan untuk anak-anak, bowling dan taman trampolin. Selain itu akan ada fine dining, ruangan VIP, SPA serta ruang pertemuan.

Terletak di Three-Acre Site, projek garapan Royal International ini juga menawarkan 280 unit rumah pribadi yang berada di menara apartemen.

Semua proyek hotel dan menara apartemen ini dirancang oleh ZAS arsitek yang berkantor di Kanada dan Uni Emirat Arab.

Namun nampaknya para wisatawan harus banyak bersabar hingga 2018, karena proyek pembangunan hotel mewah ini masih dalam tahap pembangunan. 

Sumber : berbagai sumber 

Baca artikel lainnya :

The 13, Hotel Termewah Di Dunia

Comments