Lifestyle Travel

Pulau Bungin di Sumbawa Menjadi Pulau Terpadat di Dunia

  • KAMIS, 06 OKTOBER 2016
  • Reporter: Gilang Dwi Putra
  • View: 929

22motomoto (Sumbawa) – Sebuah pulau yang menjadi tempat tinggal sekumpulan orang memang akan terasa padat dengan kehadiran para masyarakat yang berkeluarga atau menikah. Bagi warga yang tidak mau tinggal di daerah tersebut biasanya pindah ke tempat lain.

Bubungin atau Bungin artinya adalah sebuah gundukan pasir putih dalam bahasa Bajo. Pulau Bungin dijuluki sebagai pulau terpadat di dunia, sebab dengan luas sekitar 1,5 kilometer persegi atau sekitar 8 hektar dan jumlah penduduk di tahun 2010 mencapai 3.445 jiwa sehingga rasio kepadatannya sangat besar.

Pulau Bungin merupakan sebuah pulau terpencil dan salah satu desa yang ada di kecamatan Alas, kabupaten Sumbawa, provinsi Nusa Tenggara Barat.

Desa ini merupakan satu dari 8 desa dan kelurahan yang berada di kecamatan Alas. Pulau ini berada 70 kilometer arah barat dari kota Sumbawa Besar. Dari daratan utama, Pulau Bungin dapat dijangkau menggunakan perahu motor maupun sebuah jalan buatan.

Pulau kecil ini dihuni oleh penduduk dari suku Bajo yang berasal dari Sulawesi Selatan. Hampir tidak dijumpai lahan yang kosong di sini. Setiap tahun pulau yang telah padat ini terus bertambah luasnya karena adanya upaya reklamasi untuk menampung penambahan keluarga yang baru menikah.

Pada waktu itu, pulau Bungin yang berpasir putih ini masih kosong dan hanya ditumbuhi pohon Bakau saja, namun kini rata-rata setiap tahunnya bertambah kurang lebih 10 buah rumah baru di Pulau Bungin ini.

Asal mula Pulau Bungin dihuni oleh penduduk dari suku Bajo dirintis oleh Palema Mayu, salah seorang dari 6 orang anak raja Selayar. Menurut cerita yang berkembang Palema Mayo datang ke Sumbawa sebelum meletusnya gunung Tambora di daratan utama, pada 1812.

Menurut tetua Pulau Bungin, Makkadia, Kala itu daratan di Pulau Bungin hanya seluas 3 hektar.

Keberadaan penduduk di Pulau Bungin berasal dari Selayar, Sulawesi Selatan dan suku Bajo yang memang sudah bermukim sebelumnya di sekitar Bajo Rai atau sekarang di Labuhan Alas Kabupaten Sumbawa.

Sumber : berbagai sumber

Comments