Hati-hati Memilih Investasi, Trading Atau Judi Online?

Hati-hati Memilih Investasi, Trading Atau Judi Online?

22motomoto – Tubuh Reserse Kejahatan (Bareskrim) Polri di Selasa lalu tangkap bos robot trading Fahrenheit Hendry Susanto, berkaitan masalah perkiraan investasi ilegal. Awal mulanya, penyidik dari Polda Metro Jaya lebih dahulu menyelamatkan empat anak buah Hendry yang bekerja menjadi pekerja di robot trading Fahrenheit.

Direktur Reserse Kejahatan Teristimewa (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Auliansyah Lubis menyampaikan, beberapa pelaksana berperanan menjadi admin, pengurus situs, dan cari anggota baru atau ajak orang melakukan investasi di robot trading Fahrenheit. Dilansir dari Kontan, perbuatan penipuan dalam robot trading Fahrenheit yakni operator bikin bisnis seakan-akan margin call (MC).

Robot Trading Fahrenheit Yang Belakangan Menjadi Trending

Margin call yakni peringatan dari broker atau sekuritas ke investor untuk meningkatkan modal ke rekening investasinya. Keadaan itu terjadi saat nilai ekuitas nasabah hampir habis karena tersedianya status tidak untung cukup kritis dalam akun-nya. Kalau hal demikian terjadi, jadi seorang trader harus meningkatkan dana account, karena bila tidak jadi faksi broker bisa tutup paksakan status trading-nya pada keadaan setop out (rugi).

Dari perbuatan memalsukan margin call robot trading Fahrenheit sebabkan deposit peserta habis terkuras. Auliyansah menjelaskan, beberapa anggota dijanjikannya keuntungan sampai 80 % saat mereka mendeposit sebesar 50.000 dollar AS. Dari keuntungan 80 % itu, dana anggota dipotong 20 % untuk program robot trading itu. Dia katakan, ada anggota yang dijanjikannya keuntungan 30 % satu bulan dan keuntungan satu hari sejumlah 1 %.

Tapi, diawalnya investasi beberapa anggota diwajibkan beli robot trading senilai 10 % dari nominal dana investasi yang dibayarkan. Awal mulanya, salah satunya korban Fahrenheit Chris Ryan bersama beberapa korban lain memberitahukan masalah ini ke Bareskrim Polri. Dia katakan, pencairan dana dan penghentian pembelian tidak dapat dikerjakan sejak mulai 7 Maret 2022 saat lalu.

Chris menyangka, faksi Fahrenheit berniat hilangkan uang yang ditempatkan beberapa anggota program. Bahkan juga, menurut Chris, uang peserta yang lenyap keseluruhan menggapai angka fenomenal, ialah Rp 5 triliun. “Mereka dengan berniat waktu satu jam me-margin-call-kan, me-loss-kan, seluruhnya investasi lenyap dan itu diperhitungkan sampai Rp 5 triliun (dari total korban),” sebut Chris Ryan beberapa saat lalu.

Dalam operasinya, robot trading itu mengklaim bisa hasilkan keuntungan secara konstan dengan pengaturan keuangan yang bagus, menurut ekuitas yang ada; dan secara automatis buka dan tutup pesanan tiap-tiap hari. Tapi kenyataannya, PT FSP Sekolah tinggi Pro tidak punyai ijin dari Kementerian Perdagangan untuk tawarkan robot trading Fahrenheit.

Tubuh Pemantauan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan, basis program Fahrenheit udah dikunci bersama bersama 1.222 website yang lain. Awal mulanya, Ketua Satuan tugas Hati-hati Investasi (SWI) Tongam Lumban Tobing katakan, faksinya udah hentikan robot trading Fahrenheit sejak mulai tahun yang kemarin, persisnya di Desember 2021. Dia katakan, SWI hentikan aktivitas robot trading itu berkat kerjakan aktivitas investasi ilegal.

Hal Yang Perlu Anda Perhatikan Sebelum Trading Atau Investasi

Hati-hati Memilih Investasi, Trading Atau Judi Online?

Beberapa saat lalu khalayak digegerkan dengan penangkapan dua influencer, Indra Kenz dan Doni Salmanan. Ke-2 influencer yang acapkali dikatakan “Crazy Rich” itu dipicu jadi afiliator basis trading ilegal. Karena tingkah lakunya, ada beberapa orang alami rugi material.

Jumlah korban trading ilegal ini tunjukkan kurangnya literatur orang berkaitan trading dan investasi. Bukannya mengharap mengantongi keuntungan dari basis yang akui menjadi trading atau investasi, mereka malah kehilangan uangnya karena berkedok seperti judi online.

Karenanya, 22motomoto ingin share tehnik singkat biar orang tidak terperosok ke basis trading atau investasi palsu.

1. Terus check keabsahan perusahaan trading dan investasi

Sebelumnya daftarkan diri, check lebih dahulu keabsahan perusahaan yang tawarkan trading dan investasi. Dua masalah ini tidak serupa. Untuk trading atau perdagangan berjangka komoditi seperti kripto, forex, valas, dan yang lain check di web sah Bappebti (Tubuh Pemantauan Perdagangan Berjangka Komoditi). Sementara itu untuk keabsahan perusahaan investasi dapat check di OJK (Kewenangan Layanan Keuangan).

2. Kenali benar bagaimanakah caranya main dan risikonya

Kenali dahulu sejumlah ilmu yang dibutuhkan untuk kerjakan trading atau melakukan investasi. Dimulai dari analisis esensial, teknikal, dan yang lain. Ngotot nyebur tiada pengetahuan berkaitan, malah akan bikin kita rugi.

3. Tidak boleh simpel yakin dengan bujukan keuntungan setinggi langit

Kebanyakan, afiliator atau promotor akan berikan bujukan keuntungan setinggi langit apabila kita rela kerjakan trading atau melakukan investasi di platformnya. Masalah ini tidak benar. Karena, di pada dunia trading dan investasi tidak ada keuntungan pastinya dalam saat pastinya juga. Azas “High Risk High Return” harus dimengerti lebih dahulu. Jika dibalik prospektus keuntungan ada kemungkinan alami rugi.

4. Tidak boleh pakai uang bagian keperluan dasar seharian

Semestinya pakai uang “diam” untuk kerjakan trading atau investasi. Tidak boleh pakai uang untuk keperluan dasar. Apabila kita alami rugi, masih tetap ada tabungan untuk penuhi tuntutan hidup seharian. Ditambah lagi apabila ngotot berhutang untuk kerjakan trading atau investasi.