Mengenal Apa Itu Saham Ala Lo Kheng Hong

Saham yaitu satu diantara instrument investasi yang sangat diketahui dan kerap dipakai oleh beragam kelompok investor. Saham mendatangkan kesempatan buat berperan serta dalam pemilikan perusahaan dan punya potensi keuntungan yang memikat.

Tetapi, saat sebelum Anda masuk ke dunia saham, penting buat mendalami beberapa dasar investasi ini. Artikel berikut akan mengulas apa itu saham, bagaimanakah caranya melakukan investasi dalam saham, resiko yang berkaitan, dan panduan buat investor pemula.

Apa Itu Saham?

Saham yaitu sisi pemilikan dalam sebuah perusahaan. Saat Anda beli saham perusahaan, Anda sesungguhnya beli sejumlah kecil dari perusahaan itu.

Dalam arti simpel, pemegang saham merupakan pemilik perusahaan dalam jatah pemilikan mereka. Saham bisa disebut yaitu “ekuitas” sebab pemilik saham mempunyai claim atas asset dan pemasukan perusahaan.

Trik Melakukan investasi dalam Saham

Ini adalah sejumlah langkah dasar buat mulai investasi dalam saham:

  1. Pendidikan

Saat sebelum mulai, sempatkan diri buat belajar perihal pasar saham, terminologi yang dipakai, dan trik mempelajari saham. Pendidikan merupakan kunci buat kurangi resiko dan memastikan investasi yang bijaksana.

  1. Putuskan Perusahaan

Putuskan beberapa perusahaan yang Anda ingin investasikan. Perdalam perihal usaha mereka, performa keuangan, dan potensial hari depan. Ini bisa menolong Anda menandai perusahaan dengan kemampuan perkembangan yang bagus.

  1. Membuka Account Investasi

Anda penting buka account investasi lewat perusahaan sekuritas atau broker saham. Account ini sangat mungkin Anda buat beli dan menjajakan saham.

  1. Analitis dan Penentuan Saham

Pakai analitis esensial dan teknikal buat menolong Anda menunjuk saham. Analitis esensial sertakan penilaian performa keuangan dan potensial usaha perusahaan.

Analitis teknikal sertakan wawasan perihal gerakan harga saham lewat diagram dan sinyal.

  1. Varietas

Jauhi menempatkan semuanya telur pada suatu keranjang. Varietas portofolio Anda secara melakukan investasi dalam beragam tipe saham dan bagian industri. Ini bisa menolong meredam resiko.

  1. Membeli dan Jual Saham

Sesudah Anda menunjuk saham yang ingin Anda membeli, taruh order pembelian lewat account investasi Anda. Anda pun bisa menjajakan saham saat Anda berasa telah meraih tujuan keuntungan atau kalau kondisi perusahaan berganti.

investasi saham

Tips Investasi Saham Ala Lo Kheng Hong

Dunia investasi saham kenal dengan pribadi Lo Kheng Hong yang disebut Warren Buffett Indonesia. Dia udah berpengalaman di dunia investasi dan mencicip asam garam 32 tahun dalam investasi pasar modal, melalui beragam situasi ekonomi tanah air. “Melakukan investasi itu simpel dan simpel buat mereka yang miliki maksud dan sabar,” kata Lo Kheng Hong dalam acara digelar PT Sinarmas Sekuritas d ikutip dalam tayangan jurnalis.

Jadi pribadi yang menimbulkan inspirasi banyak anak muda buat melakukan investasi di pasar modal, figurnya sebelumnya tidak pernah kikir bagikan panduan sukses melakukan investasi di pasar modal. Tidak jenuh-bosan dirinya sendiri memperingatkan biar investor muda melakukan investasi di suatu hal yang dimengerti. Simak juga: Ini Lain Investor dan Spekulator Menurut Lo Kheng Hong Lo Kheng Hong menyatakan mulai melakukan investasi saham di tahun 1989, dan sebelumnya tak pernah mendapat keuntungan waktu 4 tahun.

Saham yang dia membeli malahan rugi dan belum kembali di harga yang patut buat dijual. “Saya melalui zaman tight money kebijakan atau ketetapan pengetatan keuangan saat mulai melakukan investasi. Namun saya tak patah semangat dan selanjutnya di tahun 1992 saya untung,” ingatnya. Tak berbangga diri atas keuntungan yang digapai, Lo menambahkan investasinya secara lagi mengincar saham yang dirasakan miliki potensial bagus dan harga masih murah. Dasarnya merupakan mendapat saham mempunyai nilai murah, akan tetapi berharga besar.

Akan halnya beberapa panduan sukses melakukan investasi di pasar modal versi Lo Kheng Hong, yaitu:

  1. Baca laporan accounting saham yang ingin dibeli Menurutnya, tak ada argumen investor atau trader tidak membaca laporan accounting. Karena kunci buat menunjuk emiten itu malahan dari laporan accounting. Investor mulai bisa membaca laporan accounting dengan meliat dari sudul untung, pemasaran, modal, hutang yang lancar atau macet.
  2. Sabar menunggu hasil yang terunggul Tak ada yang instant buat mendapat hasil yang terunggul. Ini dinyatakan Lo Kheng Hong saat pertama kalinya terjun melakukan investasi. Menurut Lo Kheng Hong, kekeliruannya yakni dengan tak sabar dan cepat-cepat saat mendapat hasil. “Bukanlah untung namun malahan rugi, sebab mengawalinya secara salah yaitu dengan beli saham IPO di harga murah, lalu menjualnya saat listing dengan angan-angan mendapat keuntungan. Walau sebenarnya buat mendapat hasil terunggul, melakukan investasi habiskan waktu,” singkap Lo Kheng Hong.
  3. Membeli saham yang bagian upayanya baik Menunjuk emiten sesungguhnya tak sukar menurut Lo Kheng Hong, investor hanya butuh cari industri yang bisa bertahan pada beragam situasi ekonomi. Saat telah memastikan industrinya, karena itu sortir perusahaannya berdasarjan price to book nilai (PBV). “Sesudah memastikan industrinya, sortir perusahaan yang contohnya tetap mempunyai price to book nilai atau PBV kecil namun asetnya banyak dan hutangnya kecil,” singkap ia. Simak juga: Panduan Beli Saham buat Pemula Versi Lo Kheng Hong
  4. Putuskan perusahaan yang untung Lo Kheng Hong menjelaskan, dirinya sendiri benar-benar anti beli perusahaan yang rugi. Sebab dirinya sendiri terus cari perusahaan yang dapat jadi mesin uang untuknya. Maka dia sekali-kali tak tertarik dengan perusahaan yang dari pertama udah alami rugi.
  5. Trek record pimpinan perusahaan yang bagus Tiap memastikan saham yang mau dibeli, tentu saja harus memandang pimpinan perusahaanya, mencangkup jejeran direksi dan komisarisnya. Yakinkan posisi itu ditempati oleh prang-orang yang memiliki integritas, jujur dan mempunyai rekam jejak baik. “Terus cari info pimpinan perusahaan itu, seperti direksi dan komisaris. Pastikanlah jika waktu meniti karir di industri, mereka merupakan personal yang memiliki integritas, jujur dan mempunyai rekam jejak yang bagus,” terang ia.
Updated: 18 September 2023 — 12:54 pm